DEFINISI KONSEP
Selama
ini literasi dipandang atau dipahami sebagai kegiatan menulis dan membaca.
Namun, literasi sekarang ini bukan hanya sekedar menulis dan membaca saja.
Tetapi mencakup kegiatan membaca, kemampuan memahami serta mengapresiasikannya
secara kritis. Seiring berjalannya waktu mulai muncul nama yang baru, yaitu Literasi Media.
Literasi Media merupakan kemampuan seseorang untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan pesan-pesan media secara luas dan menyeluruh kedalam berbagai bentuk media (James Potter)
Literasi Media merupakan kemampuan seseorang untuk mengakses, menganalisis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan pesan-pesan media secara luas dan menyeluruh kedalam berbagai bentuk media (James Potter)
(Silverblat, 1995:2-3) mengidentifikasi elemen dalam
literasi media antara lain :
- Kesadaran akan dampak media bagi masyarakat
- Pemahaman atas proses komunikasi massa
- Strategi untuk menganalisis pesan media
- Kesadaran atas konten media berupa pemahaman kepada budaya
kita sendiri
- Pemahaman kesenangan, pemahaman dan apresiasi terhadap
konten media.
Literasi media juga bertujuan untuk :
- Membatasi pilihan.
- Media membuat kita percaya bahwa kita sedang menawarkan
banyak pilihan,tetapi pilihan tersebut justru memiliki kisaran yang sangat
terbatas.
- Memperkuat pengalaman.
- Kebiasaan untuk percaya bahwa kita akan selalu kembali
kepada pesan yang lama sehingga membuat kita lebih sulit untuk mencoba hal yang baru.
Literasi Digital ini merupakan satu bagian dari yang namanya Literasi Media.
Literasi Digital merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk
mencari , memperoleh, memahami, menggunakan dan menyebarkan suatu informasi
dari berbagai sumber dengan menggunakan teknologi komputer atau media digital
secara luas.
Literasi Digital juga memberdayakan setiap individu untuk memiliki kesadaran dalam berkomunikasi dengan orang lain serta saling bekerja sama dalam meningkatkan produktivitasnya, sehingga Digital Literasi membutuhkan kemampuan yang dimiliki dalam membuat informasi yang kritis, serta dibutuhkan pemahaman yang mendalam dari isi informasi yang terkandung dalam konten digital tersebut.
SEJARAH SINGKAT LITERASI DIGITAL
Literasi
Digital yang pernah digunakan pada tahun 1980-an oleh David & Shaw(2011),
memiliki makna yaitu kemampuan yang digunakan untuk berkomunikasi atau
berhubungan dengan informasi dalam arti membaca non-urutan berbantuan
computer.
Kemudian
Gilster (2007) memperluas konsep literasi digital menjadi suatu kemampuan untuk
memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital, atau bisa juga
dikatakan sebagai kemampuan untuk membaca, menulis serta berhubungan dengan
informasi yang menggunakan teknologi dan format yang ada pada masanya. Penulis
lain juga menggunakan istilah literasi digital untuk menunjukan konsep yang
berkaitan dengan literasi yang relevan, berbasis kompetensi dan keterampilan
dalam teknologi komunikasi, namun juga menekankan pada kemampuan evaluasi yang
lebih lunak dan perangkaian pengetahuan bersama-sama mengenai sikap dan
pemahaman(Bawden, 2008; Martin, 2006, 2008).
Didalam
literasi digital juga terdapat pemahaman-pemahaman mengenai web dan mesin
pencari yang terdapat dalam sumber digital. Pengguna harus bisa memahami bahwa
tidak semua informasi yang tersedia di web memiliki kualitas yang sama. Oleh
karena itu, pengguna lama kelamaan juga dapat mengenali situs web mana yang
bisa dipercaya dan situs web mana saja yang tidak bisa dipercaya kebenarannya.
Serta dalam literasi digital ini pengguna bisa memilih mesin apa saja yang akan
digunakan dalam mencari kebutuhan informasi tersebut.
MANFAAT PENTING LITERASI DIGITAL
1. Menghemat
waktu, contohnya seorang siswa membutuhkan referensi dari tugas yang diberikan
oleh gurunya maka ia akan mencari sumber nya dari internet. Hal tersebut
memudahkan usahanya dan menghemat waktu yang ada.
2. Belajar
lebih cepat, contohnya seorang siswa mencari arti dari suatu kosa kata maka ia
akan mencari nya di kamus online dibandingkan dari media cetak.
3. Menghemat
uang, saat ini terdapat banyak aplikasi belanja online yang memberikan lebih
banyak diskon dibandingkan di tempat perbelanjaan langsung. Hal tersebut dapat
mempermudah proses belanja sekaligus menghemat uang. Misal juga ketika kita hendak berpergian untuk berlibur, kita perlu mencari destinasi yang akan dituju, tentu juga kita akan mencari harga yang lebih murah namun worth it untuk dikunjungi.
4. Membuat
lebih aman, di internet terdapat berbagai macam informasi yang dapat kita
gunakan kapan sebagai referensi. Contohnya saat kita ingin pergi berlibur ke
Negara lain, maka kita dapat membaca informasi mengenai Negara tersebut sebelum
kita berpergian. Misal juga ketika kita membeli suatu barang, kita perlu membaca informasi-informasi tentang hal apa saja yang boleh atau hal apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam pengaplikasian barang tersebut agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
5. Memperoleh
informasi terkini, saat ini terdapat berbagai macam aplikasi yang memberikan
informasi terkini dan ter update akan setiap hal, tentutnya juga kita harus lebih memperhatikan lagi akan tidak termakan akan berita bohong.
6. Selalu
terhubung, saat ini banyak aplikasi online untuk mempermudah kita dalam
berkomunikasi tanpa menggunakan pulsa sehingga kita dapat selalu terhubung
dengan orang lain.
7. Membuat
keputusan yang lebih baik, Digital Literasi dapat membuat individu mampu
untuk mempelajari, mencari, menganalisis, dan memandingkan informasi kapan saja
dan dimana saja sehingga hal tersebut dapat mendukung individu untuk membuat
keputusan yang lebih baik dan memiliki nilai tersendiri.
8. Dapat
membuat kita bekerja lebih efisien, dengan adanya Digital Literasi, lebih
memudahkan kita dalam pekerjaan sehari-hari kita yang berkaitan dengan
pemanfaatan teknologi komputer seperti membuat makalah dengan menggunakan
Microsoft Word, pendataan keuangan atau laporan keuangan dengan Microsoft
Excel.
9. Membuat
lebih bahagia, di internet terdapat banyak sekali konten-konten yang bisa
dicari untuk menghibur diri, sehingga otomatis akan membuat pengguna nya
merasa terhibur dan rileks.
10. Mempengaruhi
dunia, tulisan-tulisan serta pemikiran yang disumbangkan lewat internet
merupakan suatu manifestasi yang kedepannya bisa mempengaruhi dunia untuk
kearah yang lebih baik.
DAMPAK NEGATIF BAGI PENGGUNA YANG TIDAK MEMAHAMI LITERASI DIGITAL
Dampak
negatif dari adanya literasi digital yang dirasakan suatu indivu karena belum / tidak memahami literasi digital, antara lain :
1. Tidak mampu membedakan informasi,
ketika seseorang tidak paham mengenai digital literasi maka ia akan susah dalam
menentukan atau mencari informasi yang kredibel.
2. Sikap individualism. Zaman sekarang
setiap individu lebih aktif dalam media sosial dibandingkan dengan berinteraksi
dengan orang lain.
3. Nilai-nilai budaya mulai ditinggalkan,
digital literasi merupakan salah satu bentuk globalisasi yang membuat individu
mulai meninggalkan budaya yang kuno.
4. Kebebasan yang tidak terbatas, membuat
setiap orang tua kesulitas untuk mengontrol anaknya.
5. Memungkinkan terjadinya plagiat,
kemudahan dalam mencari informasi di internet dapat membuat individu dengan
gampang meng copy hasil karya orang lain dan tidak bertanggung jawab.
6. Tindakan kriminal, akses internet yang
mudah akan memungkinkan terjadinya penipuan melalui media.
7. Mudah percaya terhadap berita hoax,
kurangnya pemahaman mengenai literasi digital dapat membuat suatu individu
mudah percaya terhadap berita-berita yang beredar tanpa mengetahui
kejelasannya.
ELEMEN PENTING LITERASI DIGITAL
Elemen penting
sangat dibutuhkan dalam literasi digital karena menyangkut kemampuan apa saja
yang harus dikuasai dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Terdapat 9 elemen penting dalam literasi digital, yaitu :
1. Social Networking.
Setiap individu
yang memiliki smartphone tidak lepas dari berbagai macam jejaring sosial
seperti facebook, twitter, instagram, dll. Kita harus bisa memanfaatkan
jejaring sosial sesuai fungsi dan kegunaan nya. Contohnya sebagai mahasiswa
kita bisa menggunakan linkedin yang bisa menghubungkan antara peneliti di
dunia. Fitur-fitur yang ditawarkan setiap jejaring sosial berbeda-beda, untuk
itu kita harus mengetahui dan menguasai fungsi-fungsi dasar dalam setiap
jejaring sosial yang kita punya.
2. Transliteracy.
Kemampuan untuk
memanfaatkan platform yang berbeda khususnya dalam membuat konten dan
membagikan nya dalam berbagai media sosial.
3. Maintaining privacy.
Kita harus
memahami segala jenis cybercrime dan berusaha untuk tidak menampilkan data
pribadi kita secara luas untuk menjaga privacy kita tetap aman.
4. Managing digital identity.
Bagaimana cara
kita untuk mengatur dan menggunakan identitas yang tepat dalam jejaring sosial
dan lainnya.
5. Creating content.
Kemampuan atau
keterampilan mengnai bagaimana membuat konten dalam suatu aplikasi online
seperti prezi, blog, forum, dll.
6. Organizing and sharing content.
Keterampilan
atau kemampuan untuk mengataur dan berbagi konten untuk dapat dibaca oleh orang
lain.
7. Reusing/repurposing content.
Kemampuan atau
keterampilan untuk membuat konten mengenai suatu informasi yang kemudian
dibagikan di suatu aplikasi online yang kemudian menjadi konten baru yang dapat
digunakan individu lain sesuai kebutuhannya.
8. Filtering and selecting content.
Kemampuan dan
keterampilan untuk menyaring dan memilih informasi yang tepat sesuai dengan
kebutuhannya.
9. Self broadcasting.
Kemampuan dan
keterampilan untuk membagikan idea tau gagasan pribadi kepada banyak orang
melalui blog
Referensi :
https://media.neliti.com/media/publications/108039-ID-literasi-media-pada-mahasiswa-prodi-ilmu.pdf
https://www.literasipublik.com/pengertian-literasi-media
https://www.muradmaulana.com/2015/12/definisi-manfaat-dan-elemen-penting-literasi-digital.html
https://gurudigital.id/jenis-pengertian-literasi-adalah/
Referensi :
https://media.neliti.com/media/publications/108039-ID-literasi-media-pada-mahasiswa-prodi-ilmu.pdf
https://www.literasipublik.com/pengertian-literasi-media
https://www.muradmaulana.com/2015/12/definisi-manfaat-dan-elemen-penting-literasi-digital.html
https://gurudigital.id/jenis-pengertian-literasi-adalah/











